• SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MUSI RAWAS

e-KTP digunakan untuk Pelayanan Rumah Sakit

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi daerah pertama di Indonesia yang memberlakukan e-KTP untuk pelayanan kesehatan gratis.

“Kota Tangsel ini mengawali secara nasional dalam memanfaatkan e-KTP untuk pelayanan kesehatan,” ujar Husni Fahmi, Kasubid Pengolahan Data Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Minggu (1/9/2013).

Dalam pelayanan kesehatan, dahulu di beberapa wilayah kota dan kabupaten di Indonesia masih menggunakan Kartu Keluarga atau KTP. Dan setelah pemberlakuan perekaman dan pendistribusian e-KTP, maka Kota Tangsel lah yang baru memberlakukan pelayanan gratis untuk warganya dengan menggunakan e-KTP.

“Padahal di Bangkok, saat ini baru uji coba pemberlakuan pelayanan pengobatan gratis. Sedangkan di Indonesia sudah di lauching, ini bentuk kemajuan dan prestasi yang harus ditiru wilayah lain,” ujarnya.

Sementara itu dikatakan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, tidak hanya warga pemilik e-KTP Kota Tangsel saja yang akan dilayani secara gratis, melainkan warga yang masih memiliki KTP lama pun akan dilayani. “Ya tentu dilayani, jika belum 17 tahun cukup bawa Kartu Keluarga. Asal berasal dari Kota Tangsel ya,” tutur Airin.

Ada syarat lain, yakni, selain membawa e-KTP atau keterangan warga Kota Tangsel, juga harus membawa surat rujukan dari puskesmas. Sebab bila tidak disertai surat rujukan, jelas Airin, maka akan ada penumpukan pasien di RSU.

“Namun kalau pasien gawat darurat tetap bisa langsung dilayani tanpa rujukan,” pungkas Airin.

sumber : jakarta.okezone.com

Kemendagri: E-KTP Boleh Difotokopi

Mendagri

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman mengatakan, kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP boleh difotokopi. Menurut Irman, cip dalam e-KTP itu tak akan rusak bila difotokopi.

“Tidak ada masalah kalau difotokopi dan tidak ada larangan bagi masyarakat untuk memfotokopi,” kata Irman seusai rapat bersama Komisi V di Gedung DPR, Kamis (16/52013).

Irman mengatakan, warga tak perlu khawatir bila telanjur memfotokopi e-KTP. Ia juga menjamin bahwa permasalahan e-KTP tak akan mengganggu …..baca selanjutnya

  • TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MENUJU TERCIPTANYA AKURASI DATA DAN INFROMASI KEPENDUDUKAN